Jika dahulu greenhouse atau rumah tanam hanya digunakan untuk pertanian dengan skala besar, kini keadaan sudah berbeda. Greenhouse banyak pula digunakan oleh petani hortikultura, pelaku urban framing, sampai hidroponik rumahan. Dari sekian banyak jenis rumah tanam, konstruksi greenhouse baja ringan kerap dipilih karena dianggap lebih kokoh.
Selain itu, greenhouse baja ringan juga mampu melindungi tanaman dari hujan ekstrem, angin kencang, panas berlebih, dan serangan hama yang meningkat. Tanpa adanya perlindungan dari rumah tanam, maka tanaman akan mudah stress dan produksi pun jadi tidak konsisten.
Greenhouse yang berasal dari bambu atau kayu memang dari segi harga lebih murah, tetapi memiliki umur pendek. Kayu bisa lapuk dan dimakan rayap serta mudah melengkung jika terkena kelembaban. Jika sudah begitu, maka plastik UV pun akan mudah sobek karena rangkanya berubah bentuk. Jika begini, maka biaya justru jadi lebih mahal karena bongkar-pasang yang berulang.
Di sinilah baja ringan bisa menjadi alternatif yang bagus. Sebab, strukturnya lebih stabil serta tidak mudah berubah bentuk. Butuh informasi lebih lengkap mengenai greenhouse baja ringan? Kami akan membahas selengkapnya di bawah ini!
Jenis Rangka Greenhouse Baja Ringan
Di dunia konstruksi, greenhouse memiliki bentuk atau rangka yang berbeda-beda tergantung pada ukuran lahan, jenis tanaman, dan angin lokasi. Beberapa di antaranya:
1. Rangka A-Frame (Segitiga)

Salah satu bentuk greenhouse yang paling umum adalah A-frame. Ciri-cirinya adalah memiliki atap segitiga seperti rumah biasa dan memiliki konstruksi yang paling sederhana. Kelebihan dari bentuk segitiga ini adalah pemasangannya cepat, biaya cenderung rendah, serta mudah dalam perawatan.
Namun, kekurangannya ada pada sirkulasi udara yang kurang optimal dan panas yang mudah terjebak di area puncak. Rangka segitiga ini sesuai untuk pembibitan, hidroponik pemula, dan aneka sayur daun.
2. Tunnel (Setengah Lingkaran)

Rangka yang satu ini kerap sebut dengan hoop house atau greenhouse dome. Seperti namanya, rangka rumah tanam ini melengkung. Kemudian, plastik akan ditarik mengikuti kurva. Kelebihannya tidak mudah tertabrak oleh angin, distribusi panasnya lebih merata, serta lebih hemat material.
Namun, pemasangannya membutuhkan ketelitian lebih dan sulit memasang ventilasi yang besar. Sehingga, jenis baja ringan ini hanya cocok untuk sejenis tanaman melon, tomat, cabai, dan stroberi.
3. Sawtooth atau Atap Bergerigi

Selanjutnya, ada rangka atap bergerigi yang umumnya digunakan oleh petani profesional. Cirinya memiliki atap bertingkat serta terdapat ventilasi permanen pada bagian atas greenhouse. Kelebihannya adalah memiliki suhu stabil dan sirkulasi udaranya sangat baik. Rangka ini cocok digunakan pada dataran rendah dengan suhu yang panas.
Kekurangan dari rangka ini adalah biaya konstruksinya lebih mahal dan perhitungan strukturnya harus presisi. Sawtooth cocok untuk tanaman sensitif panas, budidaya komersial, dan nursery skala produksi.
4. Multispan

Ini adalah sejenis greenhouse besar yang saling tersambung. Pastinya bisa digunakan untuk produksi massal tanpa butuh lahan yang terlampau luas. Kekurangan dari multispan adalah membutuhkan biaya awal yang tinggi dan butuh pondasi yang mumpuni. Umumnya, rangka multispan digunakan hanya oleh petani profesional maupun agrowisata.
Kelebihan Menggunakan Baja Ringan
Baja ringan memiliki sejumlah kelebihan yang tidak bisa diberikan oleh material kayu atau pipa biasa. Berikut penjelasannya:
1. Struktur yang Lebih Presisi
Baja ringan memiliki ukuran konsisten karena diproduksi di pabrik. Hal ini sangat penting karena pemasangan plastik UV harus ditarik sampai rata. Sebab, jika rangka melintir sedikit saja bisa menyebabkan plastik mudah robek.
2. Tidak Lapuk dan Kuat
Greenhouse memiliki ciri khas udara yang lembab di dalamnya. Jika menggunakan kayu, maka bisa sangat cepat rusak. Namun, baja ringan galvanis tidak akan terpengaruh dengan keadaan ini.
Meskipun bobotnya ringan, tetapi rasio kekuatan terhadap berat sangatlah tinggi. Bahkan, bisa menahan hujan dan angin tanpa membebani pondasi.
3. Perawatan yang Minimal
Anda tidak perlu mengecat baja ringan berulang kali seperti pada besi biasa. Sebab, lapisan galvanisnya dapat melindungi baja dari karat.
Estimasi Biaya Pembuatan Greenhouse Baja Ringan
Kami akan memberikan contoh kasus yang bisa Anda gunakan sebagai perumpamaan biaya yang diperlukan. Pada lahan berukuran 12 x 8 meter untuk bangunan greenhouse, diperlukan estimasi material berikut:
- Reng baja ringan (per batang 6 meter) = 60 batang
- Kanal C baja ringan = 74 batang
- Baut Baja = 2133 buah
- Plastik UV untuk dinding dan atap 4 x 55 meter (Penggunaan bahan paling murah)
- Screen net ukuran 3 x 47 meter
- Batako = 400 buah
- Pasir = 4 bak
Perkiraan biayanya adalah sebagai berikut:
- Harga reng baja ringan 60 batang = 60 x Rp 39.000,00 = Rp 2.340.000,00
- Harga kanal C baja ringan 74 batang = 74 x Rp 85.000,00 = Rp 6.290.000,00
- Harga baut baja 2133 buah = 2133 x Rp 240 = Rp 511.920,00 atau sekitar Rp 512.000,00
- Harga plastik UV 55 meter = 55 x Rp 51.500 = Rp 2.832.500,00
- Harga Screen net 47 meter = 47 x Rp 36.000 = Rp 1.692.000,00
- Harga batako = 400 x Rp 2.200 = Rp 880.000,00
- Harga pasir = Rp 720.000,00
Total harga yang perlu dipersiapkan adalah senilai Rp 15.266.500,00. Memang nilainya cukup tinggi, tetapi investasi yang diberikan juga cukup setimpal.
Tips Perawatan Greenhouse Baja Ringan

Agar konstruksi greenhouse baja ringan tetap awet dalam waktu yang lama, maka perlu dilakukan perawatan rutin dengan membersihkan plastik UV secara berkala, mengecek baut dan sambungan setiap 3 sampai 6 bulan. Anda juga perlu membersihkan talang dan drainase dari daun dan lumut.
Selain itu, ganti plastik UV tepat waktu, jika menggunakan kualitas standar, maka perlu diganti 2 sampai 3 tahun, sedangkan kualitas premium bisa diganti dalam waktu 4 sampai 5 tahun.
Demikian penjelasan mengenai konstruksi greenhouse baja ringan. Memang, biaya pembuatannya cukup tinggi, tetapi dapat mengurangi biaya jangka panjang serta bisa membantu pertumbuhan tanaman dengan optimal.
Jika Anda membutuhkan pemasangan greenhouse baja ringan, pastikan pengerjaannya dilakukan oleh tenaga profesional dan berpengalaman seperti Lasjogja.com.
Kami menyediakan jasa pemasangan stainless, besi, dan aluminium di area Jogja, Klaten, Purworejo, Solo, dan sekitarnya. Segera konsultasikan kebutuhan Anda pada narahubung bengkel Las Jogja dengan klik ikon WhatsApp di pojok kanan bawah laman ini!
